0818-02799750 / 0813-10160719 (WA) nurlatif.z@gmail.com

CEO Lippo Group menyatakan, di Indonesia, masyarakat masih kekurangan 16 juta unit rumah sehingga banyak yang mendambakan memiliki rumah. Misi Meikarta adalah bisa mengambil bagian dari masalah tersebut sekaligus bisa menginspirasi 100 pengembang besar untuk menawarkan hunian berkualitas bagi warga Indonesia.

James Riady mengatakan, Meikarta disajikan untuk masyarakat urban di seluruh Indonesia yang menginginkan hidup baru dan membangun keluarga baru. Direncanakan, 70-80 persen untuk masyarakat urban. ”Di sini nanti jadi kawasan jasa yang ditopang  life industry,” katanya.

“Meikarta akan menjadi kota mandiri totalitas dan harganya memasyarakat. Harganya murah kan,” kata dia.

Meikarta akan dibangun bertahap hingga tujuh tahun ke depan. Tahap pertama pembangunan di atas lahan seluas 22 juta meter persegi akan rampung dalam tiga tahun. Lippo menargetkan, lima puluh gedung sudah siap huni pada Desember 2018.

James juga menjanjikan unit-unit yang ditawarkan oleh Meikarta bisa terjangkau oleh seluruh komunitas bahkan masyarakat ekonomi menengah. Harga pasar di sekitar koridor Bekasi-Cikarang yang saat ini dijual di angka Rp 18 juta hingga Rp 20 juta per meter persegi akan dipotong hingga 50 persen, di bawah Rp 12,5 juta per meter persegi.

Nantinya, fasilitas kredit pemilikan rumah atau apartemen akan tersedia dengan bunga mulai 8,25 persen. James juga menyebutkan, dengan booking fee Rp 2 juta, selanjutnya dikenakan uang muka hanya 10 persen.

Sumber: www.pikiran-rakyat.com

 
Shares